Kembali ke Artikel
23 Maret 2026 Ken Tandrian 1 mnt baca

Kenapa Orang Medan Bilang 'Pui' Bukan 'Png'?

Pelafalan Sejarah Medan Riau

Pernahkah kamu menyadari kalau orang Medan dan orang Riau memiliki cara yang sangat berbeda dalam mengucapkan kata-kata sehari-hari?

Jika kamu mencari kata “Nasi” di kamus bahasa Taiwan, kamu akan menemukan kata Png. Tapi, coba ucapkan itu di depan Apek di pasar Medan, dan dia pasti akan mengoreksimu menjadi Pui!

Kenapa ini terjadi?

Semuanya berawal dari rute perdagangan ratusan tahun yang lalu. Imigran dari Tiongkok tidak datang dari satu kota yang sama. Mereka terbagi menjadi dua kelompok besar:

  1. 泉州 Quanzhou (Rute Selatan): Mayoritas menetap di Singapura, Riau, Batam, dan Selatpanjang. Mereka mempertahankan suara “ng” (Contoh: Png, Hng, Mng).
  2. 漳州 Zhangzhou (Rute Utara): Menetap di Penang dan Medan. Mereka mengubah suara “ng” tersebut menjadi “ui” (Contoh: Pui, Hui, Mui).

Bahasa adalah arsip sejarah yang paling jujur. Perbedaan satu huruf bisa menceritakan dari pelabuhan mana nenek moyang kita berangkat.

Itulah alasan kenapa Kamus Hokkien Nusantara hadir. Kita tidak menyalahkan satu dialek, kita merayakan keduanya! Hokkien bukanlah bahasa yang kaku, melainkan bahasa yang hidup dan beradaptasi dengan lingkungan baru.